Brebes, SMARTpreneur – Asya Care Kinatongan, sebuah usaha lokal asal Brebes yang menciptakan sabun natural handmade berbahan dasar minyak zaitun, kopi, kunyit, kelor, sirih dan bahan alami lainnya.

Asya Care mampu bertumbuh di tengah gempuran produk kecantikan impor, dengan mengedepankan keunikan, kelestarian, dan keamanan produk. Interaksi pendengar dari berbagai daerah memperkaya diskusi dengan pertanyaan seputar manfaat sabun natural, bahan baku, harga, hingga peluang ekspor.
Baca Juga: Kartu Debit blu Hadirkan Solusi Kemudahan Transaksi Luar Negeri Lewat bluValas
Di awal perjalanan 2020, Bu Gangsar sang pemilik memulai usaha ini secara rumahan dengan pengetahuan terbatas tentang bisnis. Dia menghadapi sejumlah tantangan seperti:
a. Minimnya pemahaman tentang struktur bisnis dan sistem kerja
Seperti banyak UKM lainnya, usaha dijalankan secara asal jual, tanpa target, tanpa sistem keuangan, dan tanpa strategi pemasaran terstruktur.
b. Tantangan perizinan & regulasi produk kesehatan
|Sabun natural termasuk kategori kosmetik yang harus memenuhi standar BPOM. Proses perizinan panjang membuat Asya Care harus menahan diri untuk tidak promosi besar-besaran.
c. Produksi masih manual & kapasitas terbatas
Walaupun memiliki mesin, tim memilih memproduksi secara handmade sehingga kapasitas maksimal hanya 1.000 pcs per bulan.
d. Keterbatasan akses pasar & brand awareness rendah
Tanpa strategi digital yang kuat, produk lebih banyak dikenal di lingkup lokal sehingga penetrasi pasar masih bertahap.
e. Tantangan penentuan harga & persaingan red ocean
Saat mencoba menembus pasar ekspor, harga yang diminta buyer luar negeri kadang tidak sesuai HPP UKM, sehingga tidak memungkinkan bagi usaha kecil untuk memenuhi permintaan besar dengan margin kecil.
Pada tahun 2023, Bu Gangsar mengikuti program coaching & mentoring Coach Margetty Herwin selama 6 bulan. Transformasi yang terjadi sangat signifikan.
a. Membangun sistem bisnis yang terstruktur
Bu Gangsar belajar bahwa bisnis harus memiliki:
Target penjualan, SOP produksi, Struktur keuangan, Manajemen biaya yang efisien, Identitas brand yang kuat
Dulu rasa “pusing” justru menjadi titik balik perubahan pola pikir dan mental bisnisnya.
b. Memperkuat pemahaman branding & positioning produk natural
Dengan arahan coaching, Asya Care fokus pada blue ocean strategy ― produk natural handmade sebagai diferensiasi, bukan bersaing langsung dengan skincare pabrikan.
c. Penguatan digital marketing dasar
Penggunaan Instagram & Shopee mulai ditata:
Instagram: Asya Care Kinatongan
Shopee: Asya Homemade
Konten mulai diarahkan pada edukasi manfaat sabun natural.
d. Membangun identitas produk lokal berkarakter
Coach menanamkan konsep bahwa sabun natural tidak sekedar pemutih kulit, tetapi menciptakan kulit sehat, sesuai filosofi brand.
e. Membangun mental & kedisiplinan
Terjadi perubahan besar pada mentalitas:
Lebih disiplin
Mampu membuat target bulanan
Tidak asal produksi
Konsisten dan tidak mudah pindah bisnis
f. Memperluas jejaring dengan brand besarAsya Care menjadi anak asuh PT Mustika Ratu, sebuah bukti bahwa kualitas produk UKM bisa mencapai standar industri besar.
Perubahan strategi selama 6 bulan menghasilkan dampak nyata baik dari sisi mindset maupun operasional.
a. Usaha lebih tertata & terukurMulai dari produksi, pemasaran, hingga keuangan, semua dijalankan berdasarkan sistem yang benar.
b. Kapasitas produksi stabil 1.000 pcs per bulanProduksi manual tetap berjalan optimal dengan 4 karyawan aktif.
c. Penjualan stabil & animo masyarakat tinggi
Produk dikenal sebagai sabun natural aman dengan manfaat: Melembapkan; Mengeringkan; jerawat; Aman jangka panjang; Tidak merusak lingkungan; Produk bestseller: Sabun Kopi
d. Brand mulai dikenal di banyak event
Di berbagai bazar tingkat provinsi dan nasional, Asya Care sering menjadi satu-satunya produsen sabun natural.
e. Peluang ekspor terbuka (Arab Saudi)
Sudah Business Matching, terdapat permintaan besar dari luar negeri, meski belum deal karena mismatch harga.
f. Product knowledge & edukasi masyarakat meningkat
Bu Gangsar secara aktif mengedukasi masyarakat bahwa: “Cantik tidak harus putih. Cantik itu sehat.”
Implementasi & Ide Besar yang Dapat Dilakukan ke Depan
Sejumlah upaya perbaikan ke depan Coba diimplementasikan untuk perkembangan Asya Care. Misalnya:
a. Menyelesaikan BPOM untuk memperkuat scale-upSetelah izin keluar, Asya Care dapat:
Melakukan iklan besar, Menembus retail modern, Dan Menyiapkan batch produksi ekspor
b. Mengembangkan inovasi sabun cair
Permintaan pendengar untuk sabun cair cukup tinggi, dan ini bisa menjadi next product line.
c. Membuat program pelatihan premium berbayar
Pelatihan digital pembuatan sabun bisa diperluas menjadi: Workshop online, E-course, Kelas offline berbayar, Bundling tools & bahan
d. Memperkuat digital ecosystem
Strategi 90 hari ke depan dapat fokus pada:
Video edukasi “sains sabun natural”, Testimoni pelanggan jerawat, Storytelling bahan baku lokal, Branding “natural, handmade, eco-friendly”
e. Menyiapkan kemasan baru untuk pasar modern & ekspor
f. Membangun komunitas pengguna sabun natural Indonesia
Akan memperkuat promosi organik & loyalitas pelanggan.
Menurut Bu Gangsar, Mental & disiplin adalah modal utama tumbuhnya bisnis.
“Bisnis tidak boleh “asal jalan”, harus punya sistem dan target. Produk natural masih memiliki blue ocean, peluang besar bagi UKM.
Edukasi pelanggan adalah strategi terbaik untuk menjaga loyalitas,” tutupnya.
