banner-beranda-smartpreneur
What's OnKuliner
  • 3 mins read

Dezie Daily Fresh Bakery Buka Toko Roti ImpianBandung

Smartpreneur Smartpreneur
  • Jan 10, 2026

Comments views
magzin magzin

SMARTpreneur — Di tengah riuh kawasan Dago, Dezie Daily Fresh Bakery resmi membuka toko pertamanya di Jl. Tubagus Ismail No.18. Mengusung diferensiasi “daily fresh”, Dezie menegaskan komitmen: roti, pastry, dan cake dibuat baru setiap hari dengan bahan premium, varian lengkap (±16 pilihan), serta tekstur lembut yang tetap terjaga hingga hari ke-2/3. Di sini, kualitas adalah fondasi merek—bukan sekadar perang harga—diperkuat oleh cerita personal sang owner yang menyatu dengan nilai brand.


Tantangan Nyata UMKM Bakery
Perjalanan Dezie berangkat dari masalah klasik pelaku usaha kecil. Mental block dan keberanian memulai sering kali menghambat langkah pertama. Sumber daya—modal kerja, pasokan bahan baku, hingga ketersediaan pembuat roti—menjadi hambatan yang memicu ritme usaha tak menentu. Ada pula soal konsistensi rasa dan ukuran: pasar Indonesia menjadikan roti sebagai camilan, sehingga gramasi dan harga harus tepat. Tantangan lain datang dari operasional autopilot dan membangun tim Gen Z yang mampu menjaga standar harian; sementara ini, owner masih turun langsung memegang proses inti.

Baca Juga: ANANTARI Batik Tulis Monokrom Asli Jogja Unik dan Berkualitas


Strategi Usai Pendampingan Business Coach
Perubahan signifikan terjadi ketika impian ditulis secara terukur. Bu Dewi mencatat target “punya toko roti tahun 2025”—dan mewujudkannya. Branding dipertegas: daily fresh, premium ingredients, lembut 2–3 hari. Fokus customer experience menjadi poros—owner memosisikan diri sebagai pembeli, menilai visual, tekstur, hingga rasa.


Komunitas “Dezie Lovers” dipelihara lewat komunikasi sederhana namun konsisten (sapaan rutin, status WhatsApp), mendorong word of mouth alih-alih belanja iklan berlebihan. Dari sisi harga, Dezie melakukan penyesuaian realistis—mulai sekitar Rp9.000—tanpa mengorbankan kualitas untuk memperluas jangkauan.


Hasil yang Dicapai
Toko impian kini berdiri di pusat keramaian Dago, meningkatkan visibilitas merek. Permintaan lintas kota muncul dari berbagai daerah; pengiriman “fresh” tetap aman hingga ±3 hari dengan mitigasi chiller/kurir yang tepat. Brand recall menguat—pelanggan menanti launching dan menagih produksi saat feed atau status WA berhenti. Strategi harga terjangkau terbukti mengerek traffic tanpa menurunkan persepsi premium.
Implementasi & Ide Besar ke Depan
Ke depan, Dezie menyiapkan SOP & Standard Recipe Book (gramasi, urutan proses, proofing/oven time, checklist kualitas, batch record). Produksi akan ditopang MPS ringan: forecast 7 hari dan daily cut-off order dengan komposisi varian 70:20:10 (best seller : musiman : eksperimen).


Penguatan tim dilakukan bertahap—rekrut baker junior, buddy system, matriks skill, dan OJT berbasis SOP. Di sisi kanal, Dezie tetap mengandalkan word of mouth namun menambah order form sederhana, pre-order harian, dan pick-up hours. Untuk jarak jauh, cold-chain & rute pengiriman distandarkan, lengkap label best by dan care instruction.
Ekspansi portofolio juga disiapkan lewat sinkronisasi “Dapurnya Dezie” (kuliner non-bakery) sebagai saudara brand di bawah satu narasi: homemade premium taste. Keuangan dikelola dengan monitor COGS mingguan, penetapan core SKUs penopang margin, dan tiered pricing (bundle sarapan, hampers weekend, seasonal box).
Kutipan Nilai yang Menggerakkan
“UMKM juga berhak bermimpi.” Impian memberi energi untuk menapak target kecil yang konsisten hingga jadi lompatan besar.
“Orang membayar pengalaman.” Rasa, tekstur, tampilan, dan aftertaste adalah value; harga mengikuti kualitas dan cerita.
“Tumbuh selangkah demi selangkah.” Naik kelas tak harus masif—yang penting standar dan efisiensi.
“Jaga resource & ritme.” Modal kerja, suplai, dan tenaga harus siap; ritme stabil lebih berharga daripada ekspansi yang mengorbankan mutu.
Dengan fondasi kualitas, disiplin operasional, dan cerita yang otentik, Dezie Daily Fresh Bakery menegaskan satu hal: toko roti impian bisa lahir dari impian yang ditulis—dan dikerjakan—setiap hari.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *