banner-beranda-smartpreneur
What's OnKuliner
  • 2 mins read

JENK AYUD SEAFOOD – Sukses Kembangkan Usaha Frozen Food di Kota Malang

Smartpreneur Smartpreneur
  • Jan 10, 2026

Comments views
magzin magzin

Malang, SMARTpreneur – Jeng Ayud Seafood, usaha frozen food berbasis hasil tambak keluarga di Malang, Jawa Timur, yang dirintis oleh Ibu Ayudia Sandi Palestina (Bu Ayud) sejak 2018.
Pada awal usaha, Bu Ayud menghadapi beberapa tantangan penting:
Pasokan bahan baku: hasil tambak keluarga sering tidak stabil, terutama jika kualitas panen menurun; Keterbatasan modal: kesulitan memenuhi pesanan besar karena terbatasnya modal kerja; Pemasaran tradisional: produk segar kurang maksimal penjualannya, sehingga perlu inovasi agar tidak berhenti hanya pada ikan segar; Mental down: seperti banyak UKM lain, sempat ada rasa pesimis dan keinginan berhenti ketika menghadapi hambatan.

Sejak mengikuti program Level Up Kemenkominfo (2023) selama 6 bulan bersama Coach Getty, Bu Ayud mulai menjalankan strategi-strategi berikut:
Transformasi produk: dari ikan segar menjadi makanan beku makanan yang lebih praktis (bandeng cabut duri, fillet belut, udang vakum).
Branding & positioning: nama usaha dikembangkan agar lebih mudah dikenal, mencakup makanan laut beku dan katering.

Baca Juga:Dezie Daily Fresh Bakery Buka Toko Roti ImpianBandung


Aktif pemasaran digital: memanfaatkan Meta Ads (Instagram & Facebook), komunitas kuliner, promo bundling & diskon.
Sistem prospek & konversi: belajar mengukur tingkat konversi, meningkatkan nilai transaksi melalui upselling oleh CS.
Mental & pola pikir bisnis: belajar bahwa setiap masalah ada solusinya, pentingnya disiplin strategi, dan fokus pada peluang, bukan hambatan.

Setelah menjalankan Strategi Program Business Coaching, seberapa hasil nyata yang telah diraih Jeng Ayud Seafood:
Omset stabil di kisaran Rp45–50 juta/bulan.
Pasar berkembang luas, mencakup Malang, Surabaya, Mojokerto, Pasuruan, Sidoarjo, Batu, hingga Bandung, Bali, dan Tangerang.
Produk tahan lama hingga 6 bulan tanpa pengawet, berkat proses higienis (vakum & frozen).
Tenaga kerja terserap meski masih skala kecil (3 orang).
Naik kelas sebagai instruktur UKM: Bu Ayud kini juga aktif mendampingi UKM lain, membagikan pengalaman dan metodologi yang diperoleh.

Ke depan, peluang pengembangan usaha Jeng Ayud Seafood sangat besar:
Ekspansi pasar: menjangkau kota-kota baru seperti Bogor dan Jabodetabek.
Penguatan kapasitas produksi: menambah tenaga kerja dan fasilitas pendingin agar bisa memenuhi permintaan lebih besar.
Diversifikasi produk: menambahkan varian olahan berbumbu siap masak untuk meningkatkan nilai tambah.
Kemitraan distribusi: memperluas channel pengiriman dengan logistik frozen agar jangkauan tidak terbatas di kota-kota tertentu.
Kolaborasi komunitas & marketplace: membuka peluang B2B dengan catering, kantor, sekolah, dan platform digital.
“Jangan takut memulai usaha dari hal kecil, manfaatkan potensi yang ada di sekitar (tambak keluarga, passion memasak), dan berinovasi agar produk lebih praktis dan bermanfaat bagi konsumen,” ujar jeng Ayud.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *